Menilai pemahaman konsep berhitung pada anak-anak dengan cerebral palsy (CP) membutuhkan pendekatan multifaset yang mempertimbangkan tantangan kognitif dan motorik. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan CP sering menghadapi kesulitan dalam aritmatika dan berhitung karena tantangan ini, yang memerlukan metode penilaian yang disesuaikan. Kerangka kognisi yang diwujudkan, yang menekankan peran persepsi dan tindakan dalam proses kognitif, adalah pendekatan yang menjanjikan untuk memahami dan menilai berhitung pada anak-anak ini(Rooijen et al., 2011). Di bawah ini adalah aspek dan metode utama untuk menilai pemahaman berhitung pada anak-anak dengan CP.
Kerangka Kognisi Terwujud
- Kerangka kognisi yang diwujudkan menunjukkan bahwa proses kognitif berakar kuat dalam interaksi tubuh dengan dunia. Perspektif ini dapat sangat berguna untuk menilai berhitung pada anak-anak dengan CP, karena mempertimbangkan pengaruh gangguan motorik pada tugas kognitif (Rooijen et al., 2011).
- Pendekatan ini dapat melibatkan penggunaan aktivitas fisik dan manipulasi untuk menilai dan mendukung pemahaman berhitung, memungkinkan anak-anak untuk terlibat dengan konsep numerik melalui gerakan dan interaksi.
Subitisasi dan Penghitungan
- Subitisasi, kemampuan untuk langsung mengenali jumlah item dalam satu set kecil, sering terganggu pada anak-anak dengan CP. Studi menunjukkan bahwa anak-anak CP memiliki batas subitisasi yang lebih rendah dibandingkan dengan teman sebaya yang biasanya berkembang, dan batas ini berkorelasi dengan kinerja penghitungan dan koordinasi mata-tangan (Arp et al., 2006).
- Menilai kemampuan subitisasi dan menghitung dapat memberikan wawasan tentang pemahaman berhitung anak dan menyoroti area yang membutuhkan dukungan. Tugas yang mengukur kemampuan ini dapat disesuaikan untuk memperhitungkan keterbatasan motorik.
Memori Kerja dan Keterampilan Motorik Halus
- Memori kerja dan keterampilan motorik halus merupakan prediktor signifikan kinerja berhitung awal pada anak-anak dengan CP. Keterampilan ini sering terganggu pada CP, mempengaruhi akurasi aritmatika dan perkembangan berhitung (Rooijen et al., 2016) (Jenks et al., 2007).
- Penilaian harus mencakup tugas-tugas yang mengevaluasi memori kerja dan keterampilan motorik halus, karena ini terkait erat dengan kinerja berhitung. Intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ini dapat meningkatkan pemahaman berhitung.
Intervensi dan Alat yang Disesuaikan
- Intervensi yang disesuaikan, seperti menggunakan alat komputasi yang dirancang untuk anak-anak dengan CP, dapat meningkatkan keterampilan aritmatika tertentu. Misalnya, studi kasus menunjukkan bahwa seorang anak dengan CP meningkat dalam menyelesaikan penambahan kompleks melalui intervensi yang disesuaikan, meskipun efeknya tidak digeneralisasi ke tugas aritmatika lainnya (Neveu et al., 2023).
- Intervensi semacam itu harus dibangun bersama dengan masukan dari terapis, pendidik, dan keluarga untuk menyelaraskan dengan kekuatan dan kebutuhan anak.
Estimasi Garis Angka dan Perbandingan Besarnya
- Tugas estimasi garis angka efektif dalam menilai kompetensi matematika dan lebih kuat berkorelasi dengan keterampilan matematika yang lebih luas daripada tugas perbandingan besarnya (Schneider et al., 2017).
- Tugas-tugas ini dapat disesuaikan untuk anak-anak dengan CP untuk menilai pemahaman mereka tentang besaran numerik dan representasi spasial angka.
Meskipun metode ini memberikan pendekatan komprehensif untuk menilai berhitung pada anak-anak dengan CP, penting untuk mempertimbangkan perbedaan individu dan kebutuhan akan strategi penilaian yang dipersonalisasi. Variabilitas kemampuan kognitif dan motorik di antara anak-anak dengan CP berarti bahwa penilaian harus fleksibel dan adaptif. Selain itu, mengintegrasikan strategi berbasis seni, seperti menggunakan gambar dan penjelasan, dapat menawarkan cara alternatif bagi anak-anak untuk menunjukkan pemahaman mereka tentang konsep berhitung (Chigeza & Sorin, 2016)]. Pendekatan holistik ini tidak hanya menilai pemahaman berhitung tetapi juga mendukung pengembangan keterampilan ini pada anak-anak dengan CP.











