Saat ini tidak ada tes khusus yang dirancang khusus untuk mengukur jumlah anak-anak dengan cerebral palsy (CP). Namun, penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan CP sering menghadapi tantangan dalam aritmatika dan berhitung, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor kognitif dan motorik. Meskipun ada alat untuk menilai berhitung pada populasi umum, seperti Penyaring Numeracy, ini belum secara khusus diadaptasi atau divalidasi untuk anak-anak dengan CP. Penelitian yang ada menyoroti perlunya penilaian khusus yang mempertimbangkan tantangan unik yang dihadapi oleh anak-anak dengan CP dalam pengembangan berhitung.
Penilaian Berhitung yang Ada
- The Numeracy Screener, yang dikembangkan oleh Nosworthy dan Ansari, adalah alat yang digunakan untuk menilai kemampuan numerik dasar melalui tugas-tugas seperti perbandingan magnitudo simbolis dan non-simbolik. Ini telah distandarisasi dalam berbagai populasi tetapi tidak khusus untuk anak-anak dengan CP(Michaud, 2018).
- Penelitian tentang berhitung dini pada anak-anak dengan CP menunjukkan bahwa anak-anak ini sering mengalami keterlambatan dalam operasi aritmatika dibandingkan dengan teman sebaya mereka yang biasanya berkembang. Namun, ada kekurangan tes khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka(Rooijen et al., 2011).
Faktor yang Mempengaruhi Berhitung di CP
- Studi menunjukkan bahwa memori kerja dan keterampilan motorik halus merupakan prediktor signifikan kinerja berhitung awal pada anak-anak dengan CP. Keterampilan kognitif dan motorik ini sering terganggu pada anak-anak dengan CP, mempengaruhi kemampuan mereka untuk melakukan tugas aritmatika(Rooijen et al., 2016).
- Kerangka kognisi yang diwujudkan telah diusulkan sebagai pendekatan yang menjanjikan untuk memahami dan menilai berhitung pada anak-anak dengan CP, menekankan peran persepsi dan tindakan dalam proses kognitif (Rooijen et al., 2011).
Penilaian Terkait untuk CP
- Meskipun tidak ada tes berhitung khusus untuk anak-anak dengan CP, penilaian lain seperti kuesioner Abilhand-kids mengukur kemampuan manual, yang secara tidak langsung dapat berhubungan dengan berhitung melalui dampaknya pada keterampilan motorik halus(Pearse & Basu, 2017)Â (Arnould et al., 2025)].
- Tes Bruininks-Oseretsky, meskipun bukan tes berhitung, menilai keterampilan motorik pada anak-anak dengan CP, yang relevan dengan kinerja kognitif dan akademik mereka secara keseluruhan, termasuk numerasi (Clara et al., 2019).
Tantangan dan Arah Masa Depan
- Perkembangan berhitung pada anak-anak dengan CP sangat kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kecerdasan nonverbal dan adanya gangguan medis lainnya seperti epilepsi (Jenks et al., 2009).
- Ada kebutuhan untuk penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan dan memvalidasi penilaian berhitung khusus untuk anak-anak dengan CP, dengan mempertimbangkan tantangan kognitif dan motorik unik (Rooijen et al., 2011) (Rooijen et al., 2016).
Meskipun tidak ada tes berhitung khusus untuk anak-anak dengan CP, penelitian yang ada menggarisbawahi pentingnya mempertimbangkan faktor kognitif dan motorik dalam perkembangan berhitung mereka. Pengembangan penilaian khusus dapat memberikan wawasan yang lebih akurat tentang kemampuan mereka dan mendukung intervensi yang ditargetkan.











