Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Anak Cerebral Palsy Mengalami Kemajuan Dalam Menulis?

Untuk menentukan apakah seorang anak dengan cerebral palsy (CP) membuat kemajuan dalam menulis, penting untuk menggunakan kombinasi alat penilaian terstruktur, teknik observasional, dan intervensi yang disesuaikan. Kemajuan dapat diidentifikasi melalui peningkatan keterampilan menulis, seperti keterbacaan, kecepatan, dan kelancaran, serta kemampuan anak untuk mengekspresikan ide-ide secara koheren. Bagian berikut menguraikan metode dan pertimbangan utama untuk menilai kemajuan menulis pada anak-anak dengan CP.

Skala Penulisan Perkembangan (DWS)

  • DWS adalah skala ordinal 14 poin yang dirancang untuk menangkap perubahan kualitatif dalam tulisan dari coretan hingga penulisan tingkat paragraf. Ini sangat berguna untuk anak-anak penyandang cacat, termasuk CP, karena mengukur perubahan linguistik dan komunikatif di luar ejaan belaka (Sturm et al., 2012).
  • Alat ini dapat digunakan untuk memantau kemajuan dari waktu ke waktu, memberikan pendidik dan terapis cara terstruktur untuk menilai peningkatan keterampilan menulis(Sturm et al., 2012).

Studi Kasus dan Pengamatan Longitudinal

  • Studi kasus jangka panjang, seperti yang melibatkan anak berusia 16 tahun dengan CP, menunjukkan bahwa pelatihan menulis terstruktur dapat mengarah pada peningkatan yang signifikan dalam kecepatan menulis dan keterbacaan. Kasus ini menunjukkan kemajuan dari mencetak huruf besar ke tulisan kursif, menunjukkan bahwa praktik yang konsisten dan intervensi yang disesuaikan dapat menghasilkan hasil positif(Block, 1978).
  • Data pengamatan dari studi tersebut dapat memberikan wawasan tentang efektivitas berbagai metode pengajaran dan potensi kemajuan dalam keterampilan menulis dari waktu ke waktu(Block, 1978).

Instruksi dan Intervensi Literasi

  • Tinjauan sistematis menyoroti efektivitas metode instruksi literasi, termasuk fonik, pengenalan kata penglihatan, dan instruksi multikomponen, dalam meningkatkan keterampilan menulis pada anak-anak dengan CP. Metode ini sering menghasilkan keuntungan menengah hingga besar dalam kemampuan menulis(Murphy et al., 2022) (“Exploring the Effects of Literacy Instru…”, 2023).
  • Instruksi literasi berbasis bukti yang dapat diakses dan memberikan umpan balik sangat penting untuk memfasilitasi kemajuan dalam keterampilan menulis(Murphy et al., 2022).

Intervensi Terapi Okupasi

  • Terapi okupasi (OT) memainkan peran penting dalam mengatasi kesulitan tulisan tangan. Intervensi yang berfokus pada koordinasi motorik, umpan balik sensorik, dan pembelajaran motorik spesifik tugas telah terbukti meningkatkan kinerja tulisan tangan pada anak-anak dengan CP(Zainol et al., 2022) (Cole, 2022).
  • Kolaborasi antara OT, guru, dan orang tua sangat penting untuk memaksimalkan efektivitas intervensi ini dan mendukung perkembangan tulisan anak(Zainol et al., 2022).

Kesiapan Menulis dan Alat Penilaian

  • Alat seperti Writing Readiness Inventory Tool In Context (WRITIC) dan tes untuk koordinasi motorik halus dapat membantu mengidentifikasi anak-anak yang berisiko mengalami kesulitan tulisan tangan. Penilaian ini memberikan data dasar untuk melacak kemajuan dan menyesuaikan intervensi sesuaian(Haberfehlner et al., 2023).
  • Penilaian rutin menggunakan alat-alat ini dapat membantu pendidik dan terapis mengidentifikasi bidang perbaikan dan menyesuaikan strategi pengajaran untuk mendukung kemajuan yang berkelanjutan (Haberfehlner et al., 2023).

Sementara alat dan intervensi terstruktur sangat penting untuk menilai dan mendukung kemajuan menulis pada anak-anak dengan CP, penting juga untuk mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan individu setiap anak. Pendekatan yang dipersonalisasi yang menggabungkan minat dan kekuatan anak dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan, yang mengarah pada kemajuan yang lebih berarti dalam keterampilan menulis. Selain itu, penelitian berkelanjutan dan pengembangan alat penilaian baru dan strategi intervensi diperlukan untuk lebih mendukung anak-anak dengan CP dalam pengembangan tulisan mereka.

Block, J. D. (1978). Teaching reading and writing skills to a teenaged spastic cerebral palsied person: a long-term case study. Perceptual and Motor Skills46(1), 31–41. https://doi.org/10.2466/PMS.1978.46.1.31
Cole, A. M. D. (2022). Occupational therapy intervention to address handwriting deficit in elementary-aged school children: How to, how much, and how often? A scoping review. Journal of Occupational Therapy, Schools, & Early Intervention, 1–14. https://doi.org/10.1080/19411243.2022.2054487
Exploring the Effects of Literacy Instruction for Children With Cerebral Palsy: A Systematic Review. (2023). Language Speech and Hearing Services in Schools54(1), 299–321. https://doi.org/10.1044/2022_lshss-22-00014
Haberfehlner, H., Vries, L. de, Cup, E. H. C., Groot, I. J. M. de, Sanden, M. W. G. N. der, & Hartingsveldt, M. van. (2023). Ready for handwriting? A reference data study on handwriting readiness assessments. PLOS ONE18(3), e0282497–e0282497. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0282497
Murphy, A. T., Bailey, B., & Arciuli, J. (2022). Exploring the Effects of Literacy Instruction for Children With Cerebral Palsy: A Systematic Review. Language Speech and Hearing Services in Schools, 1–23. https://doi.org/10.1044/2022_LSHSS-22-00014
Sturm, J. M., Cali, K. S., Nelson, N. W., & Staskowski, M. (2012). The developmental writing scale: A new progress monitoring tool for beginning writers. Topics in Language Disorders32(4), 297–318. https://doi.org/10.1097/TLD.0B013E318272159E
Zainol, M., Kadar, M., Razaob, N. A., & Yunus, F. W. (2022). The Effectiveness of Occupational Therapy Handwriting Intervention for Children with Motor Coordination Issues: A Systematic Review. Jurnal Sains Kesihatan Malaysia20(1), 161–177. https://doi.org/10.17576/jskm-2022-2001-15
Scroll to Top