Bermain dengan plastisin atau pasir dapat secara signifikan membantu pengembangan keterampilan menulis pada anak-anak, terutama dalam konteks pendidikan Calistung (membaca, menulis, dan aritmatika). Kegiatan ini meningkatkan keterampilan motorik halus, yang sangat penting untuk menulis. Baik plastisin dan pasir memberikan pengalaman sentuhan yang merangsang sensor motorik dan meningkatkan koordinasi tangan-mata, penting untuk kemahiran menulis. Bagian berikut merinci bagaimana bahan-bahan ini berkontribusi pada pengembangan keterampilan menulis.
Plastisin dan Keterampilan Motorik Halus
- Pengembangan Keterampilan Motorik Halus: Bermain dengan plastisin melibatkan memanipulasi bahan menjadi berbagai bentuk, yang meningkatkan keterampilan motorik halus dengan melibatkan gerakan otot kecil dan meningkatkan koordinasi tangan-mata. Hal ini sangat penting untuk tugas-tugas seperti memegang pensil dan membentuk huruf (Nuareni et al., 2023) (Safari et al., 2023) (Mustiani et al., 2023).
- Peningkatan Pengenalan Surat: Kegiatan yang melibatkan plastisin telah terbukti meningkatkan kemampuan anak-anak untuk mengenali huruf, yang merupakan keterampilan dasar untuk menulis. Dalam sebuah penelitian, pengenalan huruf anak-anak meningkat secara signifikan setelah terlibat dalam aktivitas plastisin (Dewi et al., 2022).
- Aplikasi Praktis dalam Pendidikan: Penggunaan plastisin dalam pengaturan pendidikan telah direkomendasikan untuk mendukung perkembangan motorik halus, yang pada gilirannya memfasilitasi keterampilan menulis yang lebih baik. Metode ini telah berhasil diterapkan dalam berbagai konteks pendidikan, menunjukkan dampak positif pada kemampuan anak-anak untuk menggunakan alat tulis secara efektif (Ap et al., 2024)].
Keterampilan Pasir dan Pra-Menulis
- Peningkatan Keterampilan Pra-Menulis: Bermain pasir telah ditemukan secara signifikan meningkatkan keterampilan pra-menulis pada anak-anak. Tekstur dan sifat pasir merangsang sensor motor, yang penting untuk mengembangkan presisi yang dibutuhkan dalam penulisan (Wulandari, 2024).
- Peningkatan Akurasi dan Kerapian Menulis: Penelitian menunjukkan bahwa menggunakan pasir sebagai media untuk latihan menulis dapat mengarah pada peningkatan akurasi dan kerapian tulisan anak-anak. Hal ini dicapai melalui latihan berulang dan umpan balik sentuhan yang diberikan oleh pasir (Nurhayati & Widayati, 2016).
- Implementasi Kelas: Pasir telah digunakan secara efektif dalam pengaturan kelas untuk meningkatkan keterampilan menulis awal. Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam bermain pasir menunjukkan peningkatan yang nyata dalam kemampuan menulis mereka dari waktu ke waktu (Nurhayati & Widayati, 2016).
Implikasi dan Pertimbangan yang Lebih Luas
Sementara penggunaan plastisin dan pasir dalam mengembangkan keterampilan menulis didukung oleh penelitian, penting untuk mempertimbangkan konteks pendidikan yang lebih luas. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan motorik halus tetapi juga mendorong kreativitas dan eksplorasi, yang berharga dalam perkembangan anak yang holistik. Namun, efektivitas metode ini dapat bervariasi berdasarkan perbedaan individu di antara anak-anak, seperti tingkat keterampilan motorik awal dan lingkungan belajar mereka. Selain itu, meskipun kegiatan ini bermanfaat, mereka harus diintegrasikan dengan strategi pendidikan lainnya untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif.