Anak-anak dengan cerebral palsy (CP) sering menghadapi tantangan dalam mengembangkan keterampilan aritmatika, termasuk menghitung, karena keterbatasan motorik dan kognitif. Meskipun tidak ada usia khusus di mana seorang anak dengan CP harus dapat menghitung, perkembangan mereka di bidang ini dapat tertunda dibandingkan dengan teman sebaya yang biasanya berkembang. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan CP mungkin memerlukan intervensi yang disesuaikan untuk mendukung perkembangan aritmatika mereka, dan kemajuan mereka dapat bervariasi secara signifikan berdasarkan kemampuan individu dan adanya gangguan tambahan. Berikut adalah beberapa wawasan utama dari penelitian ini:
Tantangan Aritmatika pada Anak dengan CP
- Anak-anak dengan CP berisiko lebih tinggi mengalami ketidakmampuan belajar matematika karena gangguan motorik dan kognitif. Tantangan ini dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk melakukan operasi aritmatika, termasuk menghitung(Neveu et al., 2023) (Rooijen et al., 2011)].
- Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak dengan CP sering tertinggal dari rekan-rekan mereka yang biasanya berkembang dalam pencapaian aritmatika, dengan penundaan hingga 1,5 tahun dalam beberapa kasus(Jenks et al., 2009).
- Pengembangan keterampilan berhitung pada anak-anak dengan CP terkait erat dengan kemampuan motorik mereka, terutama koordinasi mata-tangan, yang dapat terganggu pada CP(Arp et al., 2006).
Intervensi dan Dukungan
- Intervensi yang disesuaikan, seperti rehabilitasi neuropsikologis, telah terbukti meningkatkan keterampilan aritmatika pada anak-anak dengan CP. Sebagai contoh, sebuah studi kasus menunjukkan bahwa seorang anak laki-laki berusia 9 tahun dengan CP meningkatkan kemampuannya untuk menyelesaikan penambahan kompleks melalui program pelatihan yang disesuaikan (Neveu et al., 2023).
- Kerangka kognisi yang diwujudkan menunjukkan bahwa persepsi dan perilaku tindakan secara signifikan mempengaruhi perkembangan kognitif, termasuk keterampilan aritmatika. Perspektif ini dapat memandu pengembangan intervensi untuk anak-anak dengan CP (Rooijen et al., 2011).
Lintasan Perkembangan dan Perbedaan Individu
- Lintasan perkembangan keterampilan aritmatika pada anak-anak dengan CP dapat sangat bervariasi. Beberapa anak mungkin mengembangkan keterampilan berhitung dengan kecepatan yang sama dengan teman sebayanya, sementara yang lain mungkin mengalami keterlambatan yang signifikan(Milaščević et al., 2022) (Milaščević, 2022).
- Perbedaan individu dalam kemampuan kognitif dan motorik berarti bahwa beberapa anak dengan CP mungkin memerlukan dukungan yang lebih intensif atau khusus untuk mengembangkan keterampilan berhitung (Lister & Udberg, 1991).
Sementara anak-anak dengan CP mungkin menghadapi keterlambatan dalam mengembangkan keterampilan berhitung, penting untuk mengenali variabilitas dalam lintasan perkembangan mereka. Faktor-faktor seperti tingkat keparahan gangguan motorik, kemampuan kognitif, dan adanya intervensi yang disesuaikan semuanya dapat mempengaruhi kemajuan mereka. Oleh karena itu, menetapkan usia tertentu di mana seorang anak dengan CP harus dapat menghitung mungkin tidak sesuai, karena kebutuhan dan kemampuan setiap anak adalah unik. Sebaliknya, fokus pada dukungan dan intervensi individual dapat membantu mengoptimalkan perkembangan aritmatika mereka.












