Tidak ada tes tunggal yang dirancang khusus untuk mengukur kemampuan membaca anak-anak dengan cerebral palsy (CP). Namun, beberapa penilaian dan alat dapat diadaptasi atau digunakan untuk mengevaluasi kemampuan membaca dan kognitif terkait dalam populasi ini. Tes ini sering memerlukan modifikasi untuk mengakomodasi tantangan unik yang dihadapi oleh anak-anak dengan CP, seperti gangguan motorik dan kesulitan bicara. Bagian berikut menguraikan berbagai tes dan penerapannya pada anak-anak dengan CP.
Penilaian Bahasa dan Membaca
- Tes Kemampuan Membaca Awal 2 (TERA-2) : Tes ini mengukur kemampuan anak-anak untuk menghubungkan makna dengan simbol yang dicetak dan pemahaman mereka tentang konvensi cetak. Ini digunakan untuk mengidentifikasi anak-anak yang kemampuan membacanya berbeda secara signifikan dari teman sebayanya dan untuk memantau kemajuan membaca. Meskipun tidak dirancang khusus untuk anak-anak dengan CP, ini dapat disesuaikan untuk digunakan dalam populasi ini (Wheeler, 1999).
- Tes Kosakata Gambar Peabody — Revisi: Sering digunakan untuk anak yang lebih besar dengan CP parah, tes ini menilai pemahaman bahasa dan dapat disesuaikan untuk anak-anak dengan mobilitas terbatas (Geytenbeek et al., 2010).
Tes Integrasi Kognitif dan Visual-Motorik
- Matriks Progresif Berwarna Raven:  Tes ini digunakan untuk mengukur fungsi kognitif pada anak-anak dengan CP, terutama mereka dengan gangguan motorik parah dan keterbatasan bicara. Ini mengevaluasi fungsi visuoperceptual, bahasa, dan memori, yang terkait dengan kemampuan membaca (Pueyo et al., 2008).
- Uji Perkembangan Beery-Buktenica untuk Integrasi Visual-Motor (Beery VMI) :Â Tes ini menilai integrasi motorik visual, yang sangat penting untuk pengembangan membaca. Hal ini berlaku untuk anak-anak dengan berbagai tingkat keparahan motorik, termasuk mereka dengan CPÂ (Chen et al., 2024).
Pemahaman dan Komunikasi Bahasa
- C-Billt (Instrumen Berbasis Komputer untuk Pengujian Bahasa Motorik Rendah) :Â Dikembangkan secara khusus untuk menilai pemahaman bahasa lisan pada anak-anak dengan CP dan kebutuhan komunikasi yang kompleks, alat ini mengevaluasi pemahaman bahasa, yang merupakan dasar untuk perkembangan baca(Geytenbeek et al., 2014)].
- Studi Bahasa dan Literasi:Â Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak nonvokal dengan CP sering berkinerja lebih rendah dalam tugas membaca dan mengeja dibandingkan dengan teman sebaya. Namun, beberapa anak menunjukkan keterampilan melek huruf, menunjukkan bahwa intervensi dan penilaian yang disesuaikan dapat mendukung perkembangan baca(Sandberg & Hjelmquist, 1997).
Memori Kerja dan Membaca
- Penilaian Memori Kerja: Studi telah menunjukkan bahwa kemampuan memori kerja, terutama fungsi eksekutif pusat, terkait dengan kemampuan membaca pada anak-anak dengan CP. Memori jangka pendek fonologis dan memori visuospasial juga berperan dalam perkembangan baca (“Reading Disabilities in Children with Ce…”, 2023).
Sementara tes ini memberikan wawasan berharga tentang kemampuan membaca anak-anak dengan CP, mereka sering memerlukan adaptasi untuk memenuhi kebutuhan spesifik populasi ini. Kurangnya tes tunggal yang komprehensif menyoroti perlunya pendekatan multifaset untuk penilaian, menggabungkan berbagai alat dan strategi untuk mengevaluasi dan mendukung perkembangan membaca secara akurat pada anak-anak dengan CP. Selain itu, pengembangan penilaian khusus CP baru dapat lebih meningkatkan kemampuan untuk mengukur kemampuan membaca dalam kelompok ini.









